Berita Terbaru :
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
   

Ratusan Rumah 2 Desa di Tanggulangin Teredam Air
Metropolis  Senin, 01-06-2020 | 15:40 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Akibat cuaca buruk berdampak pada pemukiman penduduk di Desa Kedung Banteng dan Desa Banjar Asri Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Air laut pasang dan ditambah dengan curah hujan tinggi beberapa hari ini, merendam ratusan rumah penduduk di dua desa tersebut.

Aktifitas warga sangat terganggu karena air masuk ke dalam rumah, hampir semua warga tidak bisa memasak, karena selain air menggenang di dalam rumah,pasokan air bersih tidak ada.
 
Sebanyak 130 rumah di Desa Kedung Banteng Kecamatan Tanggulangin terendam air pasang dan air hujan. Seluruh warga di dua desa tersebut sudah jenuh dengan kondisi rumahnya yang sering terendam air. Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo berencana membuat saluran, hingga kini belum terlaksana.
 
Lukman Arip, salah satu tokoh pemuda Kedung Banteng Kecamatan Tanggulangin mengatakan, genangan ini terjadi sejak empat hari yang lalu.hujan deras yang bercampur air pasang menggenangi rumah-rumah penduduk.
 
Genangan air di rumah penduduk sangat keruh dan kini warga sudah mulai terserang gatal-gatal dan diare. Warga sangat menunggu kehadiran pemerintah daerah untuk menangani dampak genangan ini.

Sementara itu, 2 desa tersebuh pernah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, karena selama dua bulan tidak surut. Dapur umum dan pasokan air bersih disedikan oleh pemerintah dan saat ini semuanya sudah tiada. (yos)

Berita Terkait

Ratusan Rumah 2 Desa di Tanggulangin Teredam Air

Tidak Ada Hujan, Rumah Warga Makin Tenggelam Karena Banjir

Tim ITS Akan Melakukan Kajian Cepat Banjir di Sidoarjo

Pro-Kontra Atas Rencana Pembongkaran Bangunan Liar di Tanggulangin
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  18 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber